Fiqih 05 – Ibadah 27

Pengertian umrah dan hukumnya

 . Umrah adalah beribadah kepada Allah SUBHANAHU WA TA ALA dengan tawaf di Baitullah dan sa’i antara bukit Shafa dan Marwah, menggundul atau bercukur.

. Hukum umrah:

Umrah diwajibkan sekali dalam seumur hidup, dan disunnahkan setiap waktu sepanjang tahun. Pada bulan-bulan haji lebih utama dalam sepanjang tahun. Dan umrah di bulan Ramadhan sama dengan haji.

. Nabi SHALALLAHU ALAIHI WASSALAM melaksanakan umrah sebanyak empat kali, semuanya di bulan-bulan haji, yaitu: umrah Hudaibiyah, umrah qadha, umrah Ji’ranah, dan umrah beliau bersama hajinya r. Semua terlaksana di Bulan Dzulqa’dah.

. Rukun-rukun umrah: Ihram, tawaf, dan sa’i.

. Wajib-wajib umrah: Ihram dari miqat, bergundul atau bercukur.

Barangsiapa yang meninggalkan salah satu darinya dengan sengaja, padahal ia mengetahui hukumnya maka ia berdosa, akan tetapi ia tidak menyembelih dam dan umrahnya sah.

. Syarat-syarat sahnya thawaf: niat, suci dari hadats besar, menutup aurat, sebanyak tujuh putaran, dimulai dari hajar aswad dan mengakhiri (thawaf) padanya, mengelilingi seluruh bangunan Ka’bah, menjadikan Ka’bah di sebelah kiri, berkelanjutan kecuali bila ada uzur.

 

(والله أعلمُ بالـصـواب)

Download Sumber

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *