Fiqih 09 – Hukuman Qishas dan Had 15

Sihir

– Sihir: Ikatan serta bacaan-bacaan yang berpengaruh terhadap badan serta akal orang yang disihir.

– Hukumnya:

Sihir diharamkan untuk mempelajari ilmunya, mengajarkannya, mempraktekkannya dan menunjukinya. Hukumnya:

  • Apabila sihir tersebut dengan menggunakan perantara setan, maka pelakunya (tukang sihir) adalah kafir, dia harus di bunuh jika tidak mau bertaubat, sebagai seorang yang murtad.
  • Apabila sihir tersebut menggunakan obat-obatan dan ramuan saja, maka ini tidak termasuk kekafiran, akan tetapi termasuk maksiat yang berupa dosa besar, dibunuh pelakunya jika dia tidak bertaubat, sesuai dengan ijtihadnya Hakim.

1- قال الله تعالى: ﴿ ……. وَمَا كَفَرَ سُلَيۡمَٰنُ وَلَٰكِنَّ ٱلشَّيَٰطِينَ كَفَرُواْ يُعَلِّمُونَ ٱلنَّاسَ ٱلسِّحۡرَ ….. ﴾ [البقرة: ١٠٢]

1- Allah berfirman: “Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitanlah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia” (Al-Baqarah: 102)

2- عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ” اجتنبوا السبع الموبقات ” قالوا: يا رسول الله وما هنّ؟ قال: ” الشرك بالله والسحر … الحديث ” متفق عليه

  • Dari Abi Hurairah r.a: bahwasanya Nabi SHALALLAHU ALAIHI WASSALAM bersabda: “Jauhilah oleh kalian tujuh yang membinasakan” para sahabat bertanya: apakah itu ya Rasulullah? Beliau menjawab: “Menyekutukan Allah, sihir … alhadits” (Muttafaq Alaihi)[1].

Muttafaq Alaihi, riwayat Bukhori no (2766), lafadz ini darinya dan Muslim no (89). [1]

 

 

(والله أعلمُ بالـصـواب)

Download Sumber

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *